Ampm33.com

Situs online yang memberikan jasa review dan semua berita terbaru setiap hari

Jenis Olahraga Terbaik Sesuai Dengan Usia

Jenis Olahraga Terbaik Sesuai Dengan Usia sangat penting untuk diketahui. Salam sobat pembaca setia ampm33.com. Kali ini admin akan memberikan informasi penting, yaitu jenis olahraga apa saja yang perlu di jalankan sesuai dengan usia.

Semua olahraga sangat penting untuk dilaksanakan oleh semua manusia, namun kita harus tau berapa usia kita saat ini, dan olahraga apa yang cocok. Kenapa hal ini kami bagikan, karena jika salah melakukan olahraga akan fatal akibatnya, bahkan sia-sia melakukannya. Mungkin yang paling fatal adalah bisa mengakibatkan cedera.

Jenis Olahraga Terbaik Sesuai Dengan Usia

Jenis Olahraga Terbaik Sesuai Dengan Usia Dari Anak-Anak Hingga Lanjut Usia

Jenis Olahraga Terbaik Sesuai Dengan Usia yang akan dibagikan admin harus diperhatikan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kesehatan adalah hal yang paling penting untuk di jaga, karena akan mempengaruhi kehidupan anda sehari-hari.

Jenis Olahraga Terbaik Sesuai Dengan Usia, dan manfaat olahraga Sebagai berikut :

  • Usia Anak-anak
    • Pada masa anak-anak, olahraga akan membantu anak mengendalikan berat badan, membangun tulang yang sehat, menciptakan pola tidur yang sehat, dan meningkatkan kepercayaan diri.
    • Anak-anak direkomendasikan untuk berolahraga setidaknya satu jam per hari. Anak harus mencoba berbagai olahraga untuk mengembangkan keterampilan, seperti berenang serta memukul dan menendang bola. Aktivitas fisik seperti bermain di taman dengan teman sebaya juga baik untuk tumbuh kembang anak. 
  • Usia remaja
    • Remaja disarankan untuk berolahraga tim karena lebih menyenangkan dan dapat meningkatkan kemampuan sosial. Bagi remaja yang tidak suka olahraga tim, olahraga lain seperti berenang atau atletik bisa jadi pilihan untuk menjaga kebugaran tetap tinggi.
  • Usia 20 – 29 tahun
    • Usia 20 – 29 tahun merupakan puncak fisik dengan waktu reaksi tercepat dan VO2 max (volume oksigen tertinggi), yaitu tingkat maksimum tubuh memompa oksigen ke otot. Setelah puncak tertinggi, VO2 max akan berkurang hingga 1 persen setiap tahunnya dan waktu reaksi ikut melambat.
    • Namun, aktivitas fisik yang teratur dapat memperlambat penurunan ini. Membangun massa otot tanpa lemak dan kepadatan tulang pada usia ini dapat membantu tubuh tetap bugar di usia berikutnya.
    • Usia 20-an disarankan untuk mencoba banyak olahraga yang bervariasi agar tetap menyenangkan. Jika Anda berolahraga teratur, atur waktu periodisasi dengan baik seperti menetapkan intensitas, volume, dan jenis latihan untuk mengoptimalkan kinerja tubuh.
  • Usia 30 – 39 tahun
    • Pada usia 30 – 39 tahun, karier dan keluarga jadi salah satu prioritas sehingga kebugaran dan kekuatan kardiovaskular harus tetap dijaga untuk memperlampat penurunan fisik. Pastikan postur tubuh tetap terjaga, hindari duduk yang terlalu lama, dan banyak bergerak.
    • Orang berusia 30 – 39 tahun disarankan untuk latihan interval dengan intensitas tinggi mencapai 80 persen dari detak jantung maksimum. Atau Anda bisa berlari cepat dan bersepeda yang dilakukan dengan intensitas ringan selama 20 menit setiap hari.
    • Bagi perempuan, terutama yang sudah melahirkan, lakukan latihan dasar pinggul atau sering disebut Kegel untuk mencegah inkontinensia. Selain itu, diversifikasi program latihan agar tetap menarik seperti kelas spin dan yoga.
  • Usia 40 – 49 tahun
    • Kebanyakan orang pada usia 40 – 49 tahun mulai mengalami kenaikan berat badan. Latihan ketahanan adalah cara terbaik untuk mengoptimalkan pembakaran kalori sehingga dapat mengatasi akumulasi lemak.
    • Cobalah program latihan angkat beban ringan dan berlari yang intensif. Pilates juga dapat bermanfaat untuk menjaga kekuatan dan melindungi tubuh dari sakit punggung yang kerap menyerang usia 40 – 49 tahun.
  • Usia 50 – 59 tahun
    • Pada usia ini, penyakit kronis kerap muncul seperti diabetes tipe 2 dan kardiovaskular. Pada wanita, saat estrogen menurun pascamenopause, risiko penyakit jantung juga meningkat.
    • Disarankan untuk melakukan latihan otot dua kali seminggu agar dapat mempertahankan massa otot. Latihan menahan beban, seperti berjalan, juga dianjurkan. Berjalanlah dengan cepat sehingga laju pernapasan meningkat dan berkeringat. Mencoba Tai chi untuk keseimbangan dan relaksasi juga bisa jadi pilihan.
  • Usia 60 – 69 tahun
    • Penyakit kronis dan kanker semakin meningkat pada usia ini karena faktor penuaan. Mempertahankan aktivitas fisik yang tinggi dapat membantu mencegah beragam kanker, seperti kanker payudara, kanker usus besar dan kanker rahim. Olahraga juga mengurangi penyakit jantung dan diabetes tipe 2.
    • Cobalah menari agar aktivitas fisik tetap menyenangkan. Lakukan pula latihan kekuatan fisik dan fleksibilitas dua kali dalam sepekan, aqua-aerobik bisa menjadi pilihan. Latihan kardiovaskular seperti jalan cepat juga mesti dilakukan.
  • Usia 70 Tahun
    • Berolahraga di usia 70-an dan setelahnya membantu mencegah rasa lemah yang kerap membuat orang pada usia ini jatuh mendadak. Olahraga juga baik untuk fungsi kognitif.
    • Cobalah untuk tetap bergerak karena kekuatan dan kebugaran menurun dengan cepat jika hanya diam di tempat tidur.
    • Berjalan sambil berbicara dengan teman dan keluarga sangat disarankan pada usia ini. Latihan kekuatan, keseimbangan dan kardiovaskular dengan intensitas ringan juga dapat dilakukan. Saran dari ahli fisioterapi juga dibutuhkan jika memiliki penyakit kronis.

Dari beberapa jenis olahraga yang kami berikan pasti bermanfaat untuk para pembaca setiap ampm33.com, semoga Anda mendapatkan kesehatan dan umur panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ampm33.com © 2019 Frontier Theme